Selasa, 13 September 2022

CGP Angkatan 6

 

Koneksi Antar Materi - Kesimpulan dan Refleksi

Refleksi dari Pengetahuan dan Pengalaman Baru

Apa yang saya percaya pada peserta didik dan pembelajaran di kelas sebelum saya mempelajari Modul 1.1
  • Peserta didik diibaratkan sebagai kotak kosong yang dapat di isi apa saja sesuai dengan keinginan kita
  • Pembelajaran lebih didominasi oleh pendidik
  • Guru lebih mengutamakan kemampuan kognitif
  • hasil belajar yang di lihat dari nilai ulangan saja
Apa yang berubah dari pemikiran atau perilaku saya  setelah mempelajari modul 1.1 ini 
  • Pembelajaran berpusat pada siswa guru hanya sebagai fasilitator  untuk menuntun dan membimbing siswa dalam belajar
  • Guru harus memahami karakteristik masing-masing siswa karena masing-masing siswa itu unik dan istimewa mereka memiliki minat, bakat, dan potensi yang berbeda-beda
  • Guru memahami bahwa kodrat anak adalah bermain, guru membuat metode pembelajaran dengan mengintegrasikan permainan kedalam pembelajaran 
  • Pendidikan dan kebudayaan merupakan satu kesatuan pembelajaran tidak hanya untuk mencapai kemampuan kognitif tetapi juga untuk menanamkan budi pekerti
Apa yang bisa saya terapkan lebih baik agar kelas saya mencerminkan pemikiran Ki Hadjar Dewantara
  • Dalam pembelajaran saya akan menyisipkan nilai-nilai kebudayaan dan budi pekerti luhur kepada peserta didik
  • Saya akan merancang kegiatan pembelajaran dengan mengaplikasikan pemikiran abad 21 (4C) sehingga pembelajaran terpusat pada siswa dengan tetap mempertimbangkan minat, dan bakat yang dimiliki peserta didik
  • Dalam pembelajaran saya akan lebih banyak mengintegrasikan permainan yang disesuaikan dengan materi sehingga pembelajaran lebih menyenangkan

Kesimpulan

      Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan diartikan sebagai 'tuntunan dalam hidup tumbuhnya anak-anak'. Maksud Pendidikan yaitu: menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Pendidikan harus sesuai dengan kodrat anak yaitu kodrat alam dan kodrat zaman. Kodrat alam yaitu pendidikan harus disesuaikan dengan kondisi alam dan kultur budaya dari anak berada. Anak yang berada di daerah pantai akan berbeda kultur budayanya dengan anak yang berada di daerah pertanian atau pegunungan, sehinggap proses pendidikannya juga berbeda. Kodrat zaman yaitu keadaan zaman anak tumbuh untuk saat ini kita berada di abad 21 dan revolusi industri 4.0 dimana penggunaan teknologi yang dominan sehingga pembelajaranpun harus dapat menyesuaikan dimana anak-anak harus memiliki kemampuan kompetensi abad 21 yaitu berpikir kritis, berpikir kreatif, pemecahan masalah, komunikasi efektif, dan kolaborasi.

          Dimana guru memfasilitasi kebutuhan siswa sesuai dengan minat, bakat, kemampuan , dan keinginan siswa. oleh karena itu guru menyajikan pembelajaran yang berpusat kepada siswa. membebaskan siswa menggali pengetahuannya sendiri tentunya dengan bimbingan dan arahan dari guru. penerapan ki hadjar dewantara sangat cocok diterapkan di lingkungan sekolah  melihat karakteristik siswa yang lebih senang bermain, sehingga dalam implementasi khd di sekolah guru berusaha mengajak siswa untuk bermain sambil belajar. menyajikan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi siswa. sebagai contoh siswa diajak belajar diluar kelas untuk mengamati dan memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar siswa. 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal Refleksi Modul 3.2

Dalam materi ini, saya, calon Guru Penggerak Angkatan 10 Kabupaten Kepulauan Anambas, belajar banyak hal, tentang pengetahuan seputar aset...